bagaimana caraku mengurangi rindu yang terlalu mendalam ini dear?
jarak kita terlalu jauh untuk melepaskan kerinduan ini, aku tak mampu mendekapmu, melihat wajahmu seutuhnya lagi. aku ingin hari kemarin terulang kembali, saat saat dimana kita masih dapat bertatapan, saling mendekap, dan bertemu dengan kebahagiaan dan cerita yang telah kita siapkan masing masing.
setelah kita dipertemukan kembali, lalu di pisahkan oleh keadaan itu semua sangat menyakitkan! lebih menyakitkan dari pada di tinggalkan karena ketahuan selingkuh.
terlalu singkat untukku untuk merasakan semuanya, bahkan saat aku memilihmu menjadi pengisi hatikupun aku hanya dapat merasakan kebahagiaan tanpa melihat wajahmu, entah apa yang membuatku yakin kepadamu saat itu dengan jarak yang jauh ini. atau mungkinkah ini yang dinamakan cinta pertama? apakah alasanku yakin kepadamu karena kamu cinta pertamaku? entahlah...
yang aku tau saat itu kamu satu satunya orang yang selalu mengerti perasaanku, dan aku selalu merasa nyaman setiap kali menceritakan segala hal kepadamu. kamu orang yang tidak pernah berubah sejak pertama kita pacaran jaman 'Cinta Monyet' 7tahun lalu sampai sekarang kamu satu satunya orang yang selalu bisa membuat aku merasa beda. caramu memperhatikan ku selalu berbeda dengan yang lain, kamu selalu bisa membuat aku nyaman dengan segala tingkah lakumu padaku.
Dalam jarak sejauh ini mungkinkah kita masih saling mendoakan? seperti saat kita saling berdekatan?
aku tak lagi paham saat air mataku terjatuh hanya ada tanganku bukan tanganmu yang menghapusnya. jelaskan padaku apa yang selama ini membuatku ingin bertahan kepadamu?
aku hanya bisa menatap fotomu diam diam merapal namamu dalam doa, mendengar suaramu dari ujung telponku lakukan semua seakan baik baik saja seakan kau tak terluka, aku begitu meyakinkan mu bahwa tak ada yang salah di antara kita, dan apakah kau disana memang baik baik saja? akankah rindu yang kita simpan dalam dalam akan menemukan titik temu?






0 komentar:
Posting Komentar