Minggu, 21 Desember 2014

I wish i can, say bye boy!

0 komentar
Jatuh cinta terjadi karna proses yang begitu panjang, itulah proses yang harus di lewati secara alamiah dan manusiawi. dan proses yang panjang itu terjadi begitu singkat. saat aku pertama melihatmu tak pernah sedikitpun terlintas di pikiranku untuk menjadi orang yang spesial di hatimu. tapi keadaan berubah aku terlalu penasaran ketika kamu mulai mengisi kekosongan di hatiku. kebahagiaanku mulai hadir ketika kamu mulai memberikan perhatian yang manis dan sapaan pesan singkat. semua begitu bahagia.. dan kamu menjelma sebagai sosok pria yang aku harapkan selama ini. kamu orang yang begitu sempurna dimata ku, sampai aku tak bisa berfikir kalau aku akan mendapatkan pria yang lebih baik lagi darimu.

Dan aku sudah berharap lebih. ku gantungkan semua harapanku padamu, kuberikan sepenuhnya perhatian ku untukmu, sayangnya semua yang kuperjuangkan tak berbuah manis sesuai harapan yang ku gantungkan padamu, semua itu sirna saat perpisahan tanpa alasan yang logis kau berikan kepadaku. saat itu aku seperti di hempas dari ketinggian ribuan kilo. kamu memberikanku harapan seakan akulah yang pantas menjadi pendampingmu, lalu kamu membiarkan keadaan merenggut kebahagian yang telah ku perjuangkan tanpa perjuangan sedikitpun darimu. apakah ini adil untukku ?

Ini semua terasa aneh bagiku, kita yang dulu sempat dekat, tiba-tiba menjauh tanpa sebab. aku yang terbiasa dengan sapaan di pesan singkatmu kini (terpaksa) harus ikhlas karena akhirnya kamu lebih memilih sibuk dengan karir dan dunia yang telah di tentukan orangtua mu. tanpa sedikit memikarkan perasaan ku yang harus berjuang untuk terbiasa akan hal ini.

Mr. jika aku bisa meminta pada tuhan, aku tak ingin perkenalan kita terjadi. aku tak ingin mendengar sapaan mu, aku tak ingin mendengarkan suaramu saat mendengar nama. aku tak ingin membaca pesan singkatmu yang lugu tapi manis. sungguh, aku tak ingin semua perpisahan ini terjadi jika akhirnya kamu menghempaskan aku sedalam ini.

seandainya kamu bisa membaca perasaanku dan kamu bisa mengetahui isi otak ku. ah sudahlah ini semua memang harus terjadi pada kita. pada hubungan kita. aku tak tahu apa salahku sehingga kita yang baru saja mencicipi cinta, tiba tiba terhempas dari dunia mimpi ke dunia nyata.

Setiap malam ku tak mampu menahan air mataku saat wajahmu melintas dipikiran ku. aku menangis saat mulutku tak mampu berkeluh kesah, aku mengingatmu sebagai sosok yang pernah hadir. seandainya kau tahu perasaanku dalam setiap perjuanganku, mungkin kamu akan berbalik arah memilihku sebagai tujuan. tapi aku hanya persinggahan, tempatmu meletakkan segala kecemasan lalu pergi tanpa kembali untuk pulang.

semoga kau tahu aku berjuang setiap hari untuk melupakanmu. aku memaksa diriku agar semuanya terlihat baik-baik saja. aku meyakinkan diriku bahwa suatu saat aku bisa melupakanmu, aku bisa menunjukan bahwa aku bisa memiliki seseorang yang lebih baik dari kamu. 

Bisakah kamu membayangkan jadi seseorang yang harus menahan air matanya setiap hari agar terlihat baik-baik saja ? 
kamu tak bisa. tentu saja. kamu tidak perasa.



diambil dari cerita seorang sahabat. sebut saja namanya "Mawar" (bukan si pelaku penggunaan boraks loh guys)

Selasa, 09 Desember 2014

Apalah aku bagimu ?

0 komentar
Saat dingin mencekam di malam hari, dengan waktu yang sama aku harus merasakan dingin dari sikapmu. Aku pikir kamu akan berfikir bijak dengan cara mu sendiri, dan aku pikir kamu akan peka dengan rindu yang bahkan sangat sulit untuk kusampaikan. ya mungkin salah ku juga tidak bisa menyampaikan dengan baik.

Aku tau kamu disana masih menjaga semuanya dengan baik, tapi itu saja gak cukup loh! aku masih butuh perhatian yang harusnya keluar dari mulut kamu atau hanya sekedar melalui pesan singkatmu. apakah kamu pernah khawatir dengan keadaan ku disini ? apakah kamu pernah merasa penasaran dengan semua kegiatan yang akan aku lakukan setiap harinya ? apakah kamu pernah merasa kehilangan saat tak mendapatkan kabar dariku ? entahlah. tapi yang jelas aku bahkan tidak melihat itu semua dari sikapmu. atau mungkin kamu hanya berusaha menutupinya.
Terlau mudah kamu mengabaikan semuanya, terlalu mudah kamu mengatakan bahwa semuanya bukan hal yang sangat penting, terlalu mudah kamu mengatakan semuanya akan baik-baik saja.

Bagimu mungkin semuanya akan mudah, tapi apakah kamu pernah memikirkan bagaimana perasaan yang harus ku rasakan dengan sikap cuek mu ? bagaimana aku harus berjuang menahan egoku untuk menghubungimu hanya demi menjaga rasa nyamanmu? 
tolong kita sudah terlalu jauh melangkah untuk menyelesaikan semuanya. terlalu banyak waktu yang harus dibayar dengan perpisahan. Perjuangan yang kita lalui tidak sedikit, sayang kalau harus di bayar dengan "Berakhir", lebih sayang lagi kalau harus di kubur dalam-dalam harapan yang sudah di tanam.

Senin, 13 Oktober 2014

Dear someone..

0 komentar
Entah apa dan kenapa  hatiku memilihmu untuk mengisi kekosongannya.  Padahal aku tau kamu jauh banget dari kata romantis, jaaaaauuuuhhh bangeet dah.. bukan tipe cowok perhatian pula, bukan juga tipe cowok yang suka ngasih kabar, boro-boro ngabarin sehari 3X, 24jam/hari aja untung-untungan. ngsms aja kadang inget kadang ngga, apalagi nelepon. Sekalinya nelpon juga paling ujung-ujungnya di tinggal tidur, besoknya boro-boro deh minta maaf basa-basa apalah ini itu, di kasih kode juga ga pernah peka, di tegur juga Cuma bisa minta maaf doang, malam tidur siang sibuk. Udah jauh tak terlihat, tak tersentuh pula. pengen deh bisa di anter jemput kayak orang pacaran biasanya, ada yang ngajak jalan, tapi sayang sepertinya Tuhan belum memberikan izin untuk melakukan itu semua padaku Ya ampun Bisa dibayangin kan gaes gimana sabarnya gue sebagai wanita yang kurang  kasih sayang ?! L
Tapi nyatanya hatiku tetap saja menginginkan kamu untuk menempati ruang kosong di hati ini. (yaelaaahh sok ftv)

Selasa, 26 Agustus 2014

Perpisahan

0 komentar


Udah 2 hari berlalu, tapi galau ini gak ilang ilang.wajar sih sebenarnya baru juga dua hari, tapi ya gimana lagi, Da aku mah apa atuda :(

aku masih terbayang-bayang saat matahari masih bersembunyi di ufuk timur ketika aku sudah bersiap-siap untuk pergi. Berkali-kali aku bercermin untuk memastikan diriku sudah secantik mungkin untuk bertemu dengannya nanti, Ya Allah aku paling benci dengan kata Perpisahan aku paling gak bisa melakukan hal ini. tapi gimana lagi semua benar-benar harus terjadi keadaan benar-benar begitu menyakitkan.

Berbagai pertanyaan muncul di pikiranku saat aku duduk di kasur kamar untuk menunggu kabar darinya, bagaimana setelah ini terjadi ? sanggupkah aku melewati semuanya selama setahun tanpa dirinya, atau bahkan sampai waktu yang tidak di tentukan ? ohmygod hanya takdir tuhan yang mempertemukan kita kembali. pikirku saat itu.

Dalam penantian waktu untuk pergi dan menunggu kedatangannya, memori di otakku mulai memutar kembali bagaimana aku dan dia bertemu di rumah yang sebentar lagi akan ku tinggalkan. Memoriam itu sedikit mengusikku, membuat sesuatu bergemuruh dalam dada dan membuatku sesak hingga ingin menangis. Sesungguhnya, hari itu adalah hari yang paling sangat tidak ku nantikan, yap, hari perpisahan. Bagaimana mungkin aku bisa mengatur kerja jantungku agar tidak berdegup terlalu kencang lalu memicu kelenjar air mata untuk mengeluarkan tetes-tetesan yang disebut air mata itu? Apa gunanya dandanan cantik yang ku persiapkan sedari jam 6 pagi tadi bila akhirnya air mata akan menghapus semuanya dalam sekejap? Aku mengangkat-angkat kepalaku sembari mengedip-ngedipkan mata berharap dengan melakukannya air mataku akan kembali masuk ke dalam mataku.

Aku masih belum siap dengan perpisahan ini, sesekali otakku masih memutar kembali mengingat semua yang kita lakukan kini akan menjadi kenangan yang begitu menyakitkan, rasanya semua tidak adil, pertemuan yang tidak sebanding dengan penantian yang kita lakukan, aku masih mengingat semua yang kita lakukan bersama-sama sebentar lagi semua jadi kenangan. Saat malam perpisahan yang kita rayakan berdua aku benar –benar tidak ingin malam itu segera berakhir, aku tidak mau menghadapi hari esok. Senyuman dan keceriaan malam itu hanya topeng untuk menutupi betapa sedihnya hatiku. Tapi ketika melihatmu, aku tak kuasa lagi, gemuruh di dada ku begitu kuat, pipi ku menjadi begitu panas dan aku berusaha sekuat tenaga agar air mata itu tidak mengalir. Aku bersembunyi di belakangnya dan aku benar-benar tidak kuat dengan sendirinya air mata membasahi pipiku dan membiarkannya tidak perlu melihat aku dalam ketidakkuatanku. Maaf. Aku bersembunyi menangis dalam pelukanmu di saat-saat terakhir.

15menit berlalu dengan segundukan hayalan flashback yang tidak mungkin terulang, tapi dia belum juga ada kabar, kemudian aku memutuskan untuk menelponnya hampir 20 panggilan belum juga ada suara mengucapkan “Hallo” dari ujung telponnya, saat itu aku benar-benar cemas bercampur emosi, aku yakin kalau dia belum bangun dari tidurnya. Masa iya sih aku harus berangkat tanpa bertemu dan pamit secara langsung sama dia ? cewek manapun pasti ingin bertemu sama sang kekasih sebelum berangkat meninggalkannya. Aku benar-benar kecewa, pengen nangis dan koprol guling-gulingan(ngarang bebas) saat mengetahui waktu menujukan pukul.06.45 tapi dia belum juga ada kabar. Sudahlah mungkin ini benar-benar harus terjadi. Saat aku memutuskan untuk kerumahnya ternyata mobil pengantar sudah siap-siap untuk bearangkat 2sahabatku yang ikut mengantar ke bandarapun telah siap, aku benar-benar bingung harus bagaimana saat itu. Di tengah-tengah perjalanan tiba-tiba dia mengirimkan pesan singkat yang isinya “ dimana ? sory, baru bangun, hati di jalan yah syg!” subhanallah sms sesingkat itu benar-benar mengundang air mata.



Dan setelah perpisah itu terjadi, sampai saat ini aku lagi berusaha aga tetap kuat dan gak galau tanpa dirinya dalam 1tahun kedepan.

Kamis, 15 Mei 2014

Terimakasih atas kepalsuanmu

3 komentar
Seharusnya dari awal , tak ada pertemuan di antara kita. Namun , aku tak dapat menghindari pertemuan ini , aku tak dapat menolak takdir yang menghampiri. Sosok nya yang lembut , perhatian , dan manis pun membuat aku luluh dalam buaian manis nya itu . Seiring berjalan nya waktu , rasa takut kehilangan ini pun muncul . Rasa yang aku takuti sejak awal , harusnya ini tak terjadi!

Aku hanya sosok wanita yang tidak berarti dimatamu, aku bukan siapa-siapa yang pantas kau berikan kasih sayang karena Mungkin selama ini di matamu aku hanya cewe bodoh yang mudah kau bodohi dan kau tipu, harusnya sejak awal aku sadar, harusnya sejak kebohonganmu terungkap aku tidak lagi mempercayaimu, harusnya aku meninggalkanmu, harusnya aku mengikuti kata hatiku yang merasakan bahwa ada kebohongan yang kau sembunyikan. Aku bodoh saat itu yang masih mempercayai semua janji manismu, semua harapan kosong yang kau  katakan. Kau membuat aku yakin bahwa kau tidak bersalah atas semuanya.

Aku belajar banyak dengan semua yang kamu berikan kepadaku, aku belajar untuk mengikuti kata hati, aku belajar sabar aku belajar kuat saat rasa sakit menusuk dihati, aku  belajar cara nya melepaskan seseorang yang takkan bisa berada dalam genggamanku .

Kini aku sudah kenyang dengan semua harapan yang  berujung kepalsuan, aku pernah di tinggalkan, aku sering di bohongi, dan aku telah lelah menelan kekecewaan. bagiku kini sulit mempercayai rangkaian kata yang berpuluk dan indah. Entah lelaki seperti apa yang akan ku percayai kelak.
Terimakasih atas semua kebohongan yang kau berikan
Terimakasih atas semua kepalsuan yang kau tunjukkan


Sabtu, 03 Mei 2014

setitik rindu dan perjuangan

0 komentar
Masih teringat dalam kotak hitam hatiku merekam jejak-jejak perpisahan mengharu biru beberapa bulan lalu.. Air mata ini masih rindu,melelahkan berjuta harap bertemu mereka dalam hati yang lekat dengan lem cinta, bertautan laksana batu bata yang kuat di setumpukan semen, tak mau terpisahkan walau sejenak. dalam mimpipun aku ingin selamanya bersama mereka.

"Aku bukanlah wanita yang cengeng" itulah yang selalu aku bisikkan dalam hati ini  yang makin lama menciut kecil tak bernyali menghadapi semua kenyataan ini.
Aku sadar sekarang aku bukan anak kecil lagi, aku harus bisa menghadapi semuanya sendiri walau tanpa mereka. aku tidak ingin terlihat lemah di depan orang-orang yang telah memandang lemah padaku, orang-orang yang telah menghina orangtuaku. aku tidak ingin menyerah sampai disini, perjuanganku masih panjang, aku tidak ingin menghabiskan waktuku hanya untuk memikirkan mereka yang tak punya hati nurani yang tidak pantas di pikirkan. masa depan keluargaku ada di tanganku mulai sekarang setidaknya aku harus bisa berfikir positif demi masa depanku kelak.


Sabtu, 26 April 2014

curhat

0 komentar
Pada suatu masa, ada rasa kangen untuk menuliskan curhat di blog ini. Namun sekarang banyak perubahan disertai alasan yang ….. ah sudahlah, paling alasan klise itu terus yang terungkapkan.
Akan tetapi saya salut dengan manusia-manusia yang mampu mencurahkan hati perasaan mereka tanpa berlebihan namun tetap terkreasikan dan tertata apik. pun setiap orang ikut memberikan apresiasi dan saling bercerita berbagi pengalaman.
Dan saya pun meyakini sekarang bahwa semakin bertambahnya hari, bulan dan tahun manusia semakin belajar dan berpengalaman dalam pengambilan sikap dan langkah untuk kehidupan mereka selanjutnya.
*heh ini posting apaan ya? hanya sekedar membubuhkan rangkaian huruf dalam PC butut ini di saat menanti mata mengantuk utk tertidur

Minggu, 13 April 2014

~~

0 komentar
Oke dan saat-saat yang saya paling bencipun terjadi..
saat-saat diamana harapan telah melayang di angan, dan pemberi harapanpun menghilang entah kemana.. dan saat seperti inilah awal  dari kegagalan setiap insan..

Minggu, 23 Maret 2014

Kesederhanaan

0 komentar
Manusia  mungkin makhluk yang selalu merasa kurang puas dengan yang dimiliki.  namun ketidak  puasan itu terkadang selalu menjadi boomerang bagi kita  yang kurang merasa bersyukur dengan yang kita miliki. Hanya dengan hidup sederhanalah yang buat kita akan puas dengan kebahagiaan yang kita miliki.

Mama papa lah yang membimbing dan mengingatkan saya bahwa hidup itu bukan berawal  dari kemewahan, dan selalu melihat kebawah dan terus bersyukur. 

Saya sekarang baru sadar  bahwa ternyata disekeliling saya masih banyak orang yang hidupnya lebih menderita dan serba kekurangan, mungkin dulu saya  tidak begitu memperdulikan perkataan orangtua saya,  dengan rasa egois dan suasana pergaulan, hampir tidak pernah setitik pun saya melihat mereka yang ada di bawah,  yang ada di pikiran saya hanya melihat mereka yang diatas dan merengek sama orangtua  untuk meminta barang atau sesuatu yang sama dengan mereka yang  hidup dengan kemewahan. Tapi sekarang setelah tau bagaimana itu arti kehidupan saya sadar, bahwa sifat saya yang selalu ingin mendapatkan kemewahan gak akan bisa terwujud jika tidak kerja keras, saya bukan terlahir sebagai  orang yang memiliki pohon uang dan dapat memanennya tiap waktu, saya juga bukan berasal dari keluarga yang memiliki harta berlimpah. Papa saya hanya seorang wiraswastawan jika beliau tidak bekerja dari  mana penghasilan yang bisa  di dapatkan.
Tidak ada kata libur dalam hidupnya, saya sangat teriris dengan keadaan beliau yang begitu gigih dan pekerja kerja keras. 

Ingin sekali rasanya bisa membuat mereka bangga, sampai saat ini belum seujung kukupun saya melakukan hal yang membuat mereka bahagia dan bangga. Mungkin suatu saat dengan melihat saya memakai toga dan mencapai segala cita-cita yang saya impikan akan sedikit bisa membuat mereka tersenyum bahagia.




.....

0 komentar
Teruslah berpura-pura mencintaiku, aku akan berpura-pura tidak tahu. sampai nanti akhirnya kau benar mencintaiku

Sabtu, 22 Maret 2014

sekedar info buat kamu!

1 komentar
Kalau boleh jujur sepertinya aku lebih senang dengan keadaan kita yang dulu dehh.
yaa, seengganya gue  bisa  dengan tenang tanpa pikiran dan khawatir  tentang kamu, tanpa curiga, dan  tanpa tanda tanya besar.
nah sekarang,  gue benar-benar  selalu ikut serta  dengan setiap  kegiatan yang kamu lakukan, otakku dengan terpaksa harus sibuk memikirkan apa yang sedang kamu lakukan, dengan siapa, dan seperti apa.
Mungkin terdengar lebay, tapi mungkin itu  juga suatu bentuk rasa yang tanpa sengaja muncul  dan rasa itulah yang dinamakan "sayang".

Selasa, 04 Maret 2014

Penantian di akhir cerita

0 komentar


Saat-saat yang di nanti telah tiba, penantian yang sejak awal telah di tunggu kedatangannya, meskipun tak pernah ada yang tahu penantian ini  akan membawa luka.
Dan inilah akhir perjalanan, usaha, kerja keras, perjuangan, dan cerita tentang kita..
Selama kurang lebih 32hari kita berjuang mempersatukan perbedaan diantara kita.
I miss U so much..


Gak kerasa akhirnya masa-masa KKN telah berakhir, masa-masa dimana kita benar-benar memahami karakter setiap orang yang berbeda, dan saat itulah terjalin sebuah kebersamaan, meskipun perbedaan terkadang menjadi musuh di antara kita.
gue bener2 kangen saat-saat harus ngerasain sibuk bareng

Di awal-awal masa KKN tersebut gue dan temen-temen gue sering banget merengek pengen cepat selesai, pengen pulanglah, gak betahlah, blablabla... seiring berjalannya waktu kamipun terbiasa dengan keadaan bahkan sampai lupa dengan rumah.

Gue sama sekali gak pernah menjadikan kegiatan ini suatu beban ataupun masalah dalam hidup gue, malahan gue terkadang bahagia karena gue bener-bener memiliki keluarga baru, gue bener-bener gak merasa kesepian. karena hidup seatap bersama mereka saling mengenal kepribadian masing-masing gue bener-bener merasa punya keluarga yang baru.

Meskipun tak jarang rasa jengkel muncul karena ada segirintil orang atau keluarga baru gue yang mempunyai karakter yang mempunyai ego yang gede. tapi itulah pembelajaran buat gue agar bisa memahami karakter orang tersebut.

Suka duka telah banyak kita lalui, walaupun waktu yang begitu singkat, tapi semua itu sudah benar-benar membawa kenangan dan cerita tersendiri buat kita.
yaitu 
Dan saat penantian yang di harapkan itu muncul, gak ada yang pernah tahu bahwa penantian kita untuk ingin segera mengakhiri kegiatan ini membawa luka dan rindu yang sangat mendalam.
gue bener-bener gak  sanggup harus pisah dari mereka yang bener-bener udah buat gue nyaman dan melupakan rasa kesepian gue. 
saat itu posko kami tinggallah kenangan, kemarin kita masih berkumpul dan bercerita bersama dalam rumah, mengatur setiap kegiatan bersama, masih terdengar ketawa dan candaan dalam rumah, tapi saat  akhir penantian itu tiba, posko yang tadinya sering diisi dengan canda dan tawaan yang menggelegar, akhirnya hening menjadi lautan air mata.
langitpun seakan mengerti akan situasi dan kondisi kami saat itu yang benar-benar kelabu.

baiklah ini adalah dokumentasi semasa kami KKN
bayangin aja rumah 1 di isi oleh 25 orang jiwa hadeh beginilah gaya tidur mereka
kangen saat mau tidur harus nyari lapak dulu :D
Ini itu sebenarnya moment yang paling gue ga suka selama KKN bayangin aja kita harus terpaksa  konsentrasi dan mengeluarkan pendapat saat otak tak mampu bekerja  dan mata meminta untuk dipejamkan.
saat breifing dengan mata tinggal 1.0watt :D
Ini itu saat kita bener-bener belajar arti kerjasama antar kelompok :)

saat-saat menyelesaikan tugas bareng

Meskipun kita kadang selalu berisik dan mungkin meresahkan para tetangga tapi kita selalu ingat akan kewajiban
Yasinan  setelah berjamaah


Liburan terakhir bareng mereka

I'll miss you so much my new family!!!!
i'll really miss that a moment....

Sabtu, 15 Februari 2014

Suka duka KKN

0 komentar
Dan akhirnya gue bisa  juga masuk ke dunia internet setelah sekian lama.. di  karenakan saat ini gue lagi menjalani KKN (Kuliah Kerja Nyata) di salah satu desa yang bisa di bilang sulit akan koneksi internet.. tapi atas usaha dan perjuangan gue akhirnya gue bisa update di blogg lagi. :D

Well, kali ini gue akan menceritakan tentang masa-masa gue selama  KKN, awalnya sih gue bener-bener gak yakin bisa jalani ini semua dengan kebahagiaan, tapi  ternyata selama  disini gue bisa benar-benar menjadi orang lepas dan bebas sebebas-bebasnya.. ya karena alhamdulillah gue di kelompokkan bersama orang-orang yang bisa di bilang hampir semua "GILA". hehehe
karena selama gue seatap dan seperjuangan bersama mereka gue bahkan  benar-benar lupa  dengan kondisi hati gue yang bisa di bilang lagi mengalami "broken heart" :D mereka adalah orang-orang yang bisa buat gue lupa dengan masalah  gue.
Nih dia orang-orangnya...



Walaupun kadang perbedaan dan kesalah pahaman sering muncul diantara kami, tapi itu hal yang wajar dan manusiawi, karena  pepatah mengatakan Dimana ada persamaan disitu ada perbedaan. tapi di balik itu semua kita selalu berusaha menjadi orang yang kompak.

Dan selama gue menjalani masa KKN ini banyak banget pelajaran yang bisa gue ambil, salah satunya ketika gue harus belajar sabar saat ngantri di wc dan kebagian mandi jam terakhir atau sebelum selesai udah di ketuk pintu, haduuh hal seperti itu kadang bikin gue pengen pulang kerumah, tapi itulah pelajaran dan perjuangan dalam hal kecil. Hehehe. yah maklum lah kita berkelompok 25orang dan satu rumah hanya ada 1wc, bayangin aja gimana bisa coba kita ontime dalam waktu 2jam mandi 1WC untuk 25orang, oh my god!! x_x. itupun kadang bikin kita mandi di WC umum. 
Dan selanjutnya ketika gue mau makan, dan kelaparan setelah kegiatan dan alhasil di dapur ternyata makanan sudah habis. astagfirulloh!!! lagi lagi itu adalah salah satu pelajaran yang gue ambil menjadi konaat. :)

Dan gue juga merasakan duka saat temen-temen gue lagi telponan sama pacar mereka masing-masing dan gue???? hanya bisa menatap dan bengong dengan perasaan cemburudan iri.. oh my god!! :( itu adalah pengalaman yang sangat menyedihkan..

Dan saat temen-temen gue curhat dan bercerita tentang pacar mereka masing-masing saat itulah penyakit gue kambuh yaitu, Susah move-on :( gue berasa kangen pengen ada yang merhatiin seperti mereka, pengen ada yang jengukin, pengen ada yang nanyain kabar dan keadaan gue selama disini. tapi alhasil NIHIL..huaaahuaahuaa :'( 

Gak papa deh toh niat gue disini buat nyari pengalaman dan Nilai bukan buat galau-galauan :) ketika gue harus teringat dengan hal yang diatas, maka hal yang harus gue ingat adalah niat utama.
So semangat tingkat dewa-dewi harus muncul dalam diri gue.
Bismillah O:)



Minggu, 19 Januari 2014

Perjuangan Mahasiswa Informatika

0 komentar
Dalam postingan kali ini gue mau sedikit cerita tentang kuliah gue selama ini..
gue adalah mahasiswa di  salah satu universitas swasta di Tasikmalaya. *eh lupa skrg udah negri loh.. congratulation!!! iya gue ngambil fakultas Teknik jurusan Informatika.

Awalnya sih gue emang niat banget masuk Informatika, soalnya gue emang gak ada pilihan lain selain ngambil Teknik karena emang gue jebolan dari SMK jurusan Teknik Jaringan, jadi  gue cuma pengen nerusin perjuangan gue aja, biar gak terlalu bingung. 

Awalnya banyak orang yang bertanya, "Yakin lo mau masuk informatika?" ,"Informatika susah loh!" , "Informatika lama loh lulusnya!" "Lo bener-bener yakin?!". blablabla... gue sih bingung kok mereka bertanya kayak gitu. ada apa sebenarnya dengan informatika? toh gue juga udah terbiasa ngitung IP dan Binner yang jawabannya 1010, pikir gue saat itu.

Dan ternyata setelah gue jalanin, awal  semester pertama masih belum ada kesulitan, kuliah gue masih datar saja, gue masih dalam tahap perkenalan,  baik lingkungan, temen-temen, dan dosen. gue bener-bener harus belajar beradaptasi dengan lingkungan yang sama sekali asing buat gue.  gue sama sekali gak punya temen yang gue kenal, gue sama sekali kaku bicara sama mereka, karena perbedaan bahasa antara kita, gue sih ngerti hanya saja gue susah mengucapkan bahasa turunan gue yaitu sunda. karena gue di besarkan di sulawesi tengah yang notabanenya hanya bahasa indonesia dan sekarang gue harus belajar memahami mereka yang bahasa asing (sunda). gak heran mereka menyebutkan gue sebagai anak pendiam di kampus, ya emang sih. sebenarnya sih gue gak bisa jadi anak pendiam, gue sampai heran sama diri gue sendiri kok bisa. haha. who iam?. temen-temen seperjuangan gue aja sampe gak percaya gue nyerita kalau gue bisa  jadi anak pendiam, jangankan mereka gue aje ngga percaya, hahaha..

Dan setelah gue lewati tahap perkenalan itu, masuklah ke semester selanjutnya, disini gue benar benar merasakan ucapan dari mereka yang bertanya "Yakin" padaku saat itu. ternyata ini maksudnya, tapi tak apalah pikir gue toh ini emang konsekuensi sebagai mahasiswa dan ini sudah jadi pilihan saya, dan beruntung gue masih di pertemukan dengan temen-temen yang super Wooww dan gokil abis selama di kampus, jadi gue gak jenuh.

Gak kerasa sekarang sudah semester 5 otakku sudah agak bingung menerima materi, source code pemrograman, java, SQL, PHP. HTML, algoritma, dll. belum lagi tugas tugas analisis, paper, laporan, jurnal, aplikasi yang benar-benar deadline yang berurutan seperti antrian sembako tanpa jeda dan istirahat buat ngupil. Tak jarang selama ini gue harus memperlihatkan mata sayup gue akibat gadang dan jerawat yang berdatangan selama gue kuliah. oh my god!! wajahku dulu tak begini.. :'(

yah semoga saja usaha dan perjuangan gue saat ini suatu saat nanti akan terbayar dengan hasil yang maksimal, gak ada perjuangan yang sia-sia tergantung niat kita nya aja. intinya sih kata bokap gue jangan banyak ngeluh, walaupun kadang gue keceplosan buat ngeluh. namanya juga manusia..

Rabu, 08 Januari 2014

kita dan kenangan

0 komentar
Sebenarnya malam ini aku tiba tiba mengingat mu, mengingat pertemuan kita yang singkat beberapa bulan yang lalu. pertemuan yang sebentar namun tak sebanding dengan penantian yang di rasakan.

Aku masih teringat pada pertemuan terakhir kita waktu itu. saat itu sebelum aku berangkat ke bandara aku menyempatkan diriku bertemu dengan mu untuk terakhir kali, berpamitan dan hanya untuk sekedar melihat senyummu terakhir kali. dan saat itu telah melihat kau duduk di bangku teras rumahmu yang sengaja menunggu ke datanganku. terlihat perasaan yang penuh ketidak relaan di wajahmu, seakan kau tidak ikhlas atas perpisahaan ini. ya, aku pun sama..

Aku benar benar tidak berani melihat wajahmu saat itu, aku hanya mengalihkan pandanganku ke orangtua dan adikmu yang sedang bersiap siap melakukan kegiatannya. aku benar benar tidak sanggup melihat matamu, aku benar benar tidak sanggup melihat wajahmu, aku takut air mata ini tidak tertahankan saat aku melihatmu, aku selalu menyembunyikan rasa luka itu. aku tau kaupun merasakan hal yang sama, aku melihat ada bayangan air mata yang terlihat di matamu, dan tampaknya matamu sudah mulai berkaca-kaca. itu membuatku semakin tidak sanggup.

Aku masih teringat, saat itu kau mengatakan padaku "Kamu harus kuat ya sayang dengan keadaan ini, ini hanya sementara kok, aku janji kalau ada kesempatan aku akan menemuimu disana, percayalah aku tidak akan melakukan hal yang konyol dan yang tidak kau sukai disini." dengan nada lemah, aku hanya menjawab "iya" aku tidak sanggup lagi berkata-kata saat itu sangat menyakitkan. Saat itu rasanya benar benar seperti berada dalam mimpi, rasanya baru kemarin kita bertemu, menghabiskan waktu bersama,

Aku hanya membayangkan bagaimana setelah ini terjadi, apa aku akan baik-baik saja atau aku akan merasakan rindu yang lebih parah dari sebelumnya? aku hanya bisa meyakinkan diriku bahwa ini semua akan baik baik saja dan tidak akan terjadi apa-apa. aku tidak ingin merasakan semuanya terlalu dalam.

dan sekarang..                                                                  
Aku benar benar rindu saat saat kamu memintaku untuk  menemani kamu menyelesaikan kerjaan kantor mu, atau kerjaan rumahmu, aku kangen saat kamu selalu mengatakan rindu tiap hari, aku kangen saat kamu mengajakku makan bersama, aku kangen saat kamu mengajakku ikut serta dengan kegiatan dirumahmu bersama keluargamu, aku kangen bercanda dan ngobrol bersama kakak dan adikmu dan temanmu, aku kangen saat kamu tiba-tiba datang kerumah dan mengajakku jalan, aku kangen saat kita harus backstreet dari adikku yang selalu kepo tentang kita, aku kangen saat kita nongkrong bareng bersama temanmu atau temanku, aku kangen dengan surprise-surprise kecil yang selalu kau berikan padaku.

Kau selalu bilang, gak usah pikirkan aku disini, aku gak akan macam2 kita sudah kenal lama, kamu pasti tau bagaimana kegiatanku setiap harinya. ya itu memang benar, tapi bagaimana bisa aku tak memikirkanmu? pemikiran itu sudah pasti ada, tapi aku tidak mau terlarut dalam kesepian ini, toh aku masih punya tujuan dan tanggungjawab disini. aku tidak ingin mengekangmu,aku tidak ingin menuntut apa apa darimu, aku tidak akan memaksa atau memintamu untuk selalu setia padaku, aku tidak akan menuntut agar kamu sms, bbm, atau telpon aku tiap hari. aku hanya minta kepercayaan dan niat darimu.

Aku tidak ingin berhenti sampai disini, sudah terlalu banyak perjuangan yang kita lakukan aku tidak ingin menyerah hanya karena berjuang sendiri. aku sadar sudah berapa banyak pengorbanan yang kau lakukan untukku menemuiku, meluangkan banyak waktu untukku.

Aku tahu kalau kita masih terlalu dini membicarakan komitmen, tapi aku tak ingin hubungan ini sia-sia karena keegoisan kita dengan alasan mungkin kita masih muda. 





Rabu, 01 Januari 2014

New year ?!

0 komentar



Apa sebenarnya makna tahun baru?
dan...
"duaaaaaarrrrrrrr..duaaaaaarrrrrrr!!!!!!"
lalu kalender Hp pun berubah menjadi 01.01.2014 yaaahh.... "welcome 2014!!"
suara kembang api yang menjadi tradisi setiap pergantian tahun barupun terdengar dimana mana, dan itu sangat mengganggu telinga saya saat itu.

kenapa harus di meriahkan? toh tanpa acara mewahpun tahun barupun akan tiba.

itulah pertanyaan saya ketika malam tahun baru berlangsung tadi malam. ntah apa yang membuat saya berpikiran seperti itu. entah karena saya iri karena hanya diam di rumah, atau karena saya tidak bisa merasakan kemewahan tahun baru. walaupun begitu tetap saja saya berkata "Selamat datang 2014" Suka duka perjalanan hidup, perjuangan,  telah dilalui dan dilaksanakan. Ada yang terlaksana dan ada yang tertunda. harapan adalah sebagai pengingat di tahun mendatang untuk membenah dan menuntaskan yang tertunda. Kenangan baik dan buruk, pahit manis sebagai penanda dinamika realita peristiwa yang harus dilalui setiap detik waktu.

tapi yang jelas pada pergantian tahun baru kali ini saya benar benar merasa butuh sangat banyak perubahan dalam diri ini. terlalu banyak waktu yang terbuang sia sia di tahun kemarin.  terlalu banyak tanggung jawab yang di sepelekan, terlalu banyak waktu yang terbuang dengan hal yang tidak penting, terlalu banyak hal konyol yang tidak pantas saya lakukan. 

entah kenapa pada pergantian malam tahun baru kemarin saya merasa benar benar berbeda dengan malam malam sebelumnya. saya benar benar melalui detik detik itu dengan ajang intropeksi diri. mungkin karena saya sudah tidak lagi menjadi anak ABG atau karena malam ini saya hanya diam di kamar sambil menyaksikan film drama korea yang membuat saya terlarut dalam haru biru dan akhirnya entah karena terbawa suasana dalam film itu atau mungkin semua ini adalah bentuk pendewasaan diri. entahlah.....

yaa.. sekarang sudah memasuki tahun baru 2014, yang artinya jatah umurku hidup di dunia telah berkurang. seharusnya tidak ada lagi alasan untuk bermalas-malasan, tidak ada lagi alasan untuk melakukan hal-hal konyol. ini adalah waktunya untuk benar benar berjuang untuk harapan yang belum tewujud. 

saya berharap  bisa wisuda tahun ini, walaupun itu tidak mungkin setidaknya saya harus benar-benar fokus pada kuliah saat ini.saya harus mempersiapkan segala sesuatu untuk Tugas Akhir kelak. dan Harapan saya yang terpenting adalah semoga tahun ini menjadi tahun kebahagiaan buat saya dan keluarga saya. semoga saya tidak pernah merasakan Galau

semoga tahun ini segala sesuatu yang tertunda dapat terwujud, semoga tidak ada lagi kisah cinta yang dramatis ala anak ABG. semoga kita semua menjadi lebih baik dan mendapatkan semangat baru di tahun ini.


Selamat tinggal kenangan Selamat datang Harapan~




 

Hallo! i'm Isnawati Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template