Minggu, 19 Januari 2014

Perjuangan Mahasiswa Informatika

0 komentar
Dalam postingan kali ini gue mau sedikit cerita tentang kuliah gue selama ini..
gue adalah mahasiswa di  salah satu universitas swasta di Tasikmalaya. *eh lupa skrg udah negri loh.. congratulation!!! iya gue ngambil fakultas Teknik jurusan Informatika.

Awalnya sih gue emang niat banget masuk Informatika, soalnya gue emang gak ada pilihan lain selain ngambil Teknik karena emang gue jebolan dari SMK jurusan Teknik Jaringan, jadi  gue cuma pengen nerusin perjuangan gue aja, biar gak terlalu bingung. 

Awalnya banyak orang yang bertanya, "Yakin lo mau masuk informatika?" ,"Informatika susah loh!" , "Informatika lama loh lulusnya!" "Lo bener-bener yakin?!". blablabla... gue sih bingung kok mereka bertanya kayak gitu. ada apa sebenarnya dengan informatika? toh gue juga udah terbiasa ngitung IP dan Binner yang jawabannya 1010, pikir gue saat itu.

Dan ternyata setelah gue jalanin, awal  semester pertama masih belum ada kesulitan, kuliah gue masih datar saja, gue masih dalam tahap perkenalan,  baik lingkungan, temen-temen, dan dosen. gue bener-bener harus belajar beradaptasi dengan lingkungan yang sama sekali asing buat gue.  gue sama sekali gak punya temen yang gue kenal, gue sama sekali kaku bicara sama mereka, karena perbedaan bahasa antara kita, gue sih ngerti hanya saja gue susah mengucapkan bahasa turunan gue yaitu sunda. karena gue di besarkan di sulawesi tengah yang notabanenya hanya bahasa indonesia dan sekarang gue harus belajar memahami mereka yang bahasa asing (sunda). gak heran mereka menyebutkan gue sebagai anak pendiam di kampus, ya emang sih. sebenarnya sih gue gak bisa jadi anak pendiam, gue sampai heran sama diri gue sendiri kok bisa. haha. who iam?. temen-temen seperjuangan gue aja sampe gak percaya gue nyerita kalau gue bisa  jadi anak pendiam, jangankan mereka gue aje ngga percaya, hahaha..

Dan setelah gue lewati tahap perkenalan itu, masuklah ke semester selanjutnya, disini gue benar benar merasakan ucapan dari mereka yang bertanya "Yakin" padaku saat itu. ternyata ini maksudnya, tapi tak apalah pikir gue toh ini emang konsekuensi sebagai mahasiswa dan ini sudah jadi pilihan saya, dan beruntung gue masih di pertemukan dengan temen-temen yang super Wooww dan gokil abis selama di kampus, jadi gue gak jenuh.

Gak kerasa sekarang sudah semester 5 otakku sudah agak bingung menerima materi, source code pemrograman, java, SQL, PHP. HTML, algoritma, dll. belum lagi tugas tugas analisis, paper, laporan, jurnal, aplikasi yang benar-benar deadline yang berurutan seperti antrian sembako tanpa jeda dan istirahat buat ngupil. Tak jarang selama ini gue harus memperlihatkan mata sayup gue akibat gadang dan jerawat yang berdatangan selama gue kuliah. oh my god!! wajahku dulu tak begini.. :'(

yah semoga saja usaha dan perjuangan gue saat ini suatu saat nanti akan terbayar dengan hasil yang maksimal, gak ada perjuangan yang sia-sia tergantung niat kita nya aja. intinya sih kata bokap gue jangan banyak ngeluh, walaupun kadang gue keceplosan buat ngeluh. namanya juga manusia..

Rabu, 08 Januari 2014

kita dan kenangan

0 komentar
Sebenarnya malam ini aku tiba tiba mengingat mu, mengingat pertemuan kita yang singkat beberapa bulan yang lalu. pertemuan yang sebentar namun tak sebanding dengan penantian yang di rasakan.

Aku masih teringat pada pertemuan terakhir kita waktu itu. saat itu sebelum aku berangkat ke bandara aku menyempatkan diriku bertemu dengan mu untuk terakhir kali, berpamitan dan hanya untuk sekedar melihat senyummu terakhir kali. dan saat itu telah melihat kau duduk di bangku teras rumahmu yang sengaja menunggu ke datanganku. terlihat perasaan yang penuh ketidak relaan di wajahmu, seakan kau tidak ikhlas atas perpisahaan ini. ya, aku pun sama..

Aku benar benar tidak berani melihat wajahmu saat itu, aku hanya mengalihkan pandanganku ke orangtua dan adikmu yang sedang bersiap siap melakukan kegiatannya. aku benar benar tidak sanggup melihat matamu, aku benar benar tidak sanggup melihat wajahmu, aku takut air mata ini tidak tertahankan saat aku melihatmu, aku selalu menyembunyikan rasa luka itu. aku tau kaupun merasakan hal yang sama, aku melihat ada bayangan air mata yang terlihat di matamu, dan tampaknya matamu sudah mulai berkaca-kaca. itu membuatku semakin tidak sanggup.

Aku masih teringat, saat itu kau mengatakan padaku "Kamu harus kuat ya sayang dengan keadaan ini, ini hanya sementara kok, aku janji kalau ada kesempatan aku akan menemuimu disana, percayalah aku tidak akan melakukan hal yang konyol dan yang tidak kau sukai disini." dengan nada lemah, aku hanya menjawab "iya" aku tidak sanggup lagi berkata-kata saat itu sangat menyakitkan. Saat itu rasanya benar benar seperti berada dalam mimpi, rasanya baru kemarin kita bertemu, menghabiskan waktu bersama,

Aku hanya membayangkan bagaimana setelah ini terjadi, apa aku akan baik-baik saja atau aku akan merasakan rindu yang lebih parah dari sebelumnya? aku hanya bisa meyakinkan diriku bahwa ini semua akan baik baik saja dan tidak akan terjadi apa-apa. aku tidak ingin merasakan semuanya terlalu dalam.

dan sekarang..                                                                  
Aku benar benar rindu saat saat kamu memintaku untuk  menemani kamu menyelesaikan kerjaan kantor mu, atau kerjaan rumahmu, aku kangen saat kamu selalu mengatakan rindu tiap hari, aku kangen saat kamu mengajakku makan bersama, aku kangen saat kamu mengajakku ikut serta dengan kegiatan dirumahmu bersama keluargamu, aku kangen bercanda dan ngobrol bersama kakak dan adikmu dan temanmu, aku kangen saat kamu tiba-tiba datang kerumah dan mengajakku jalan, aku kangen saat kita harus backstreet dari adikku yang selalu kepo tentang kita, aku kangen saat kita nongkrong bareng bersama temanmu atau temanku, aku kangen dengan surprise-surprise kecil yang selalu kau berikan padaku.

Kau selalu bilang, gak usah pikirkan aku disini, aku gak akan macam2 kita sudah kenal lama, kamu pasti tau bagaimana kegiatanku setiap harinya. ya itu memang benar, tapi bagaimana bisa aku tak memikirkanmu? pemikiran itu sudah pasti ada, tapi aku tidak mau terlarut dalam kesepian ini, toh aku masih punya tujuan dan tanggungjawab disini. aku tidak ingin mengekangmu,aku tidak ingin menuntut apa apa darimu, aku tidak akan memaksa atau memintamu untuk selalu setia padaku, aku tidak akan menuntut agar kamu sms, bbm, atau telpon aku tiap hari. aku hanya minta kepercayaan dan niat darimu.

Aku tidak ingin berhenti sampai disini, sudah terlalu banyak perjuangan yang kita lakukan aku tidak ingin menyerah hanya karena berjuang sendiri. aku sadar sudah berapa banyak pengorbanan yang kau lakukan untukku menemuiku, meluangkan banyak waktu untukku.

Aku tahu kalau kita masih terlalu dini membicarakan komitmen, tapi aku tak ingin hubungan ini sia-sia karena keegoisan kita dengan alasan mungkin kita masih muda. 





Rabu, 01 Januari 2014

New year ?!

0 komentar



Apa sebenarnya makna tahun baru?
dan...
"duaaaaaarrrrrrrr..duaaaaaarrrrrrr!!!!!!"
lalu kalender Hp pun berubah menjadi 01.01.2014 yaaahh.... "welcome 2014!!"
suara kembang api yang menjadi tradisi setiap pergantian tahun barupun terdengar dimana mana, dan itu sangat mengganggu telinga saya saat itu.

kenapa harus di meriahkan? toh tanpa acara mewahpun tahun barupun akan tiba.

itulah pertanyaan saya ketika malam tahun baru berlangsung tadi malam. ntah apa yang membuat saya berpikiran seperti itu. entah karena saya iri karena hanya diam di rumah, atau karena saya tidak bisa merasakan kemewahan tahun baru. walaupun begitu tetap saja saya berkata "Selamat datang 2014" Suka duka perjalanan hidup, perjuangan,  telah dilalui dan dilaksanakan. Ada yang terlaksana dan ada yang tertunda. harapan adalah sebagai pengingat di tahun mendatang untuk membenah dan menuntaskan yang tertunda. Kenangan baik dan buruk, pahit manis sebagai penanda dinamika realita peristiwa yang harus dilalui setiap detik waktu.

tapi yang jelas pada pergantian tahun baru kali ini saya benar benar merasa butuh sangat banyak perubahan dalam diri ini. terlalu banyak waktu yang terbuang sia sia di tahun kemarin.  terlalu banyak tanggung jawab yang di sepelekan, terlalu banyak waktu yang terbuang dengan hal yang tidak penting, terlalu banyak hal konyol yang tidak pantas saya lakukan. 

entah kenapa pada pergantian malam tahun baru kemarin saya merasa benar benar berbeda dengan malam malam sebelumnya. saya benar benar melalui detik detik itu dengan ajang intropeksi diri. mungkin karena saya sudah tidak lagi menjadi anak ABG atau karena malam ini saya hanya diam di kamar sambil menyaksikan film drama korea yang membuat saya terlarut dalam haru biru dan akhirnya entah karena terbawa suasana dalam film itu atau mungkin semua ini adalah bentuk pendewasaan diri. entahlah.....

yaa.. sekarang sudah memasuki tahun baru 2014, yang artinya jatah umurku hidup di dunia telah berkurang. seharusnya tidak ada lagi alasan untuk bermalas-malasan, tidak ada lagi alasan untuk melakukan hal-hal konyol. ini adalah waktunya untuk benar benar berjuang untuk harapan yang belum tewujud. 

saya berharap  bisa wisuda tahun ini, walaupun itu tidak mungkin setidaknya saya harus benar-benar fokus pada kuliah saat ini.saya harus mempersiapkan segala sesuatu untuk Tugas Akhir kelak. dan Harapan saya yang terpenting adalah semoga tahun ini menjadi tahun kebahagiaan buat saya dan keluarga saya. semoga saya tidak pernah merasakan Galau

semoga tahun ini segala sesuatu yang tertunda dapat terwujud, semoga tidak ada lagi kisah cinta yang dramatis ala anak ABG. semoga kita semua menjadi lebih baik dan mendapatkan semangat baru di tahun ini.


Selamat tinggal kenangan Selamat datang Harapan~




 

Hallo! i'm Isnawati Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template