Entah kenapa suka banget kalau nulis blogg tentang sesuatu yang galau gitu, rasanya hati itu bener-bener ikut berbicara deh.. hahaa
Tapi sebenernya gak semua yang aku tulis itu pengalaan pribadi sih, ada juga dari curhatan temen-temen dan dari pengalaman pribadi (tetep ada dikit) hehehe. oke back to the topic
Jadi gini yang namanya sakit hati itu dalem banget, obatnya juga susah dicari, butuh waktu dan proses, butuh tenaga X-tra, butuh kekuatan super, butuh Keikhlasan super juga, sedangkan yang namanya belajar ikhlas itu susah banget. makanya jangan coba-coba deh main-main dengan yang namanya CINTA karena kalau kamu udah jatuh dan terluka kamu bisa hancur dan rapuh kayak kerupuk.
Pernah gak sih kalian ngerasain di saat lo udah berusaha dan berjuang mati-matian buat ngelupain dan nyembuhin luka lo, tiba-tiba yang ngbuat luka lo datang lagi tanpa mikir dan tahu gimana susahnya buat sembuh dari luka yang dia buat, terus dia datang menggoreskan luka baru. Sumpah itu sakit banget!!!
Kok bisa yah semudah itu kamu datang dengan WATADOS (Wajah Tanpa DOSa) dan meminta maaf seakan-akan tidak pernah terjadi apa-apa dan kamu tidak peduli bagaimana hancunya aku saat kamu bikin luka itu di hati aku. HAHA lucu! aku memang sangat mencintaimu, aku sangat menyangi mu, aku bahkan tidak punya selera untuk mencintai pria lain selain kamu, tapi itu dulu! dulu aku sangat di butakan sama yang namanya cinta, aku hanya mencintai dengan perasaan tanpa logika, aku sangat memuja dirimu, aku sangat menjaga perasaanmu, tidak ingin sedikitpun aku membuatmu merasa kecewa kepada ku. dengan semua yang sudah aku lakukan untuk mu, apa balasannya? kau hanya membalasnya dengan luka yang begitu susah buat di sembuhkan.
Yasudahlah, lupakan saja semua kenangan yang begitu indah antara kita, memang sampai saat ini aku masih mengingatmu, tapi please jangan usik hidupku lagi, aku sedang berjuang melupakan semua kenangan kita. jangan coba hentikan perjuanganku, karna ini tidak mudah.
Terimakasih sudah memberikan aku banyak pelajaran atas luka ini, aku belajar seperti apa mengikhlakan yang hampir kita genggam, aku belajar sabar untuk tidak membalas kembali yang telah kamu lakukan. Terimakasih juga atas semua kenangan yang sangaaaat indaaaah, sangat sulit untuk di lupakan. but I will, and I can!
Terimakasih juga atas rasa sayang dan cinta yang sempat kau berikan untukku, aku sangat bahagia sempat merasakan itu,caramu mencintaiku aku suka, caramu menyayangiku aku juga suka, caramu memberikan perhatian juga aku suka. aku ingin di cintai pria lain dengan caramu, tapi aku tidak menemukannya, dan tidak akan pernah. mungkin cuma kamu yang bisa membuat aku merasa nyaman dengan caramu mencintaiku. Ya lagi-lagi aku merindukan mu. tapi aku tidak ingin kamu hadir di kehidupanku lagi.
Thankyou so much dear, but i can't to having you again. :)





