Seorang pria yang meninggalkan wanita atau kekasihnya hanya karena alasan "Kamu harus fokus" itu sebenarnya hanya alasan klasik. bukannya tugas pria menguatkan wanita? mendampinginya saat ia dalam kesusahaan, saat ia berjuang, dan menjadi penyemangat. bukannya pasangan itu harus saling mendukung dan memotivasi satu sama lain? agar mengetahui seberapa kuat hubungan mereka.
Bagaimana bisa seorang pria membiarkan wanitanya berjuang sendiri, menahan keluh kesahnya sendiri, membiarkannya dalam kesusahan sendiri, sementara dalam masa-masa itu dia membutuhkan dukungan dan semangat. selain semangat dari keluarga sudah pasti yang diharapkan adalah semangat dari kekasih yang dicintai, yang mampu menjadi moodbooster. ya mungkin itu impian seorang wanita.
Seorang pria yang berkata "hubungan kita harus berakhir sampai disini, aku gak mau jadi beban untuk kamu. kamu fokus aja kuliah selesaikan kuliah kamu, nanti kalau kamu udah selesai, insya allah kita akan sama-sama lagi". Lantas dengan mudahnya ia berkata seperti itu. dan setelah semua dilalui seorang wanita dengan perjuangan lalu ia merangkulnya kembali, dia yang menyuruh untuk berjuang, dia yang menyuruh untuk semangat, dia yang menyuruh untuk bersabar tapi dia pula yang melepaskan dan membiarkan berjuang sendiri. HAHA. lucu.
Hey tuan, bisakah anda rasakan menjadi seorang wanita yang harus menahan sakitnya karena sikap egoismu? bisakah anda rasakan bagaimana menjadi wanita yang menahan rasa sakitnya luka setiap hari hanya karna kamu membiarkannya berjuang sendirian? bisakah anda merasakan sakitnya menelan harapan dari janji manis yang pernah kamu ucapkan untuk selalu berjuang bersama? untuk tidak mengatakan hal yang konyol itu ?.
Kamu tidak pernah merasakannya, tentu saja. kamu tidak pernah merasakan seperti apa berjuang ditengah-tengah lingkungan yang kadang membuat kamu asing, yang kadang membuat kamu tidak nyaman, yang membuat kamu menjadi seorang yang lemah. berjuang sendiri tanpa seorang yang terpenting dalam hidup kamu.
itu semua terasa seperti kamu mempunyai kedua kaki, namun sebelah kaki kamu hilang. dan kamu berjalan denganpincang.
itu semua terasa seperti kamu mempunyai kedua kaki, namun sebelah kaki kamu hilang. dan kamu berjalan dengan
Aku percaya, hanya wanita-wanita kuat yang mampu melewatinya, aku percaya rencana Allah jelas akan lebih indah. semoga keputusan ini membawa hikmah dan berkah buat kamu dan pasangan kamu. semoga ini hanya batu loncatan yang kelak akan menjadi kebahagiaan yang abadi buat kamu.
Aamiin





