Minggu, 06 Desember 2015
Hallo! i'm Isnawati: Tibalah di titik jenuh
Hallo! i'm Isnawati: Tibalah di titik jenuh: Selalu ada titik jenuh dalam hidup semua orang. Titik di mana kita hanya ingin berhenti sesaat, Ingin lari sejenak, Lari dari tanggung...
Sabtu, 05 Desember 2015
Malam minggu itu bukan galau
Hallo penunggu pacar dan segala bayang-bayangnya.
sekarang malam minggu, enggak enak banget kalau pacargak ada kabar, garing dan boringnya naudzubillah, gak kebayang jomblo bagaimana perasaan dia yang gak punya pacar. mau deketin orang, eh orangnya udah punya pacar. mau nunggu kabar, eh gak punya pacar. mau deketin yang jomblo udah sreg, eh gak taunya satu kelamin, dan jomblo merasakan hal seperti ini setiap malam minggu. hebaat lah...
emang sih kalau dari silsilah persaudaraan masih ada hubungannya dengan jomblo, tapi kalau longdistance sama jomblo itu kayak sepupuan gitu, cuma beda suku aja.
Masih nganggap kalau LDR malam minggu itu galau? salah. LDR itu gak alau, tapi nelangsa. mau gimana lagi, pacarjauh, mending pasrahaja sama dia yang jauh disana, berdoa yang banyak kalau dia gak kemana-mana, hatinya, raganya dan ..... (jangan salah fokus)
LDR tidak akan memprioritaskan bahwa malam minggu, malam pertemuan. toh anak LDR ketika ketemu bukan hanya malam minggu, tapi mereka selalu merasakan bahwa itulah malam minggu. meskipun hanya bertemu beberapa jam atau hari, kemudian digantikan dengan perpisahan berbulan-bulan. sedih namun disitulah letak seni berhubungan jarak jauh. Bahagianya tidak bisa dimengerti jika mereka belum mengalaminya.
Berdoalah
Padahal ada banyak cerita yang akan kusampaikan, tapi entah aku lupa bagaimana cara untuk menyampaikannya, dan kau lupa bagaimana cara kau memancing percakapan kita.
padahal ada banyak rindu yang tumbuh dengan sendirinya, tertahan dengan mulut yang beku, tertahan dengan tubuh yang terbentuk dengan nama gengsi, kaupun sama.
Jarak tak mudah ternyata, mematahkan apa yang kita awali dengan semangat. Tapi kau tahu pertemuan kemarin membuatku semangat kembali, begitu terpisahkan kau seakan tak peduli dengan keberadaanku disini. kau lupa, atau menghindarpun aku tak tahu.
Aku baik-baik saja, tenang saja. jarak memang kejam, tapi semangatku untuk menungu tidak akan patah, dan kita akan bertemu suatu saat nanti entah kapan, dan dimana. Aku tau perteman itu penting dan harus secepatnya. Aku merindukanmu.
Berdoalah agar kita baik-baik saja.
Berdoalah dengan segala upayamu agar tetap menunggu.
Berdoalah tak peduli seberapa banyak kamu harus mengayuhnya.
Berdoalah agar suatu saat Tuhan menyegerakan kita untuk bersatu.
Aamiin.
Jumat, 25 September 2015
Saat uang menjadi segalanya
Mungkin kalimat yang menyatakan bahwa "Uang Bukan segalanya" udah biasa kita denger yaa.
kalimat itu lebih sering terucap kepada orang-orang yang kesepian. Mungkin, mereka yang mempunyai uang tapi mempunyai kekurangan perhatian dari orang-orang sekitar mereka. biasanya orang-orang yang kurang mendapatkan perhatian akan lebih sering mengatakan hal seperti itu. kenapa? ya, karena mereka berfikir bahwa mereka sudah mempunyai uang, tetapi mereka tidak memiliki seseorang yang bisa mengisi kekosongan hati mereka. dan kalimat seperti itupun akan sering terucapkan oleh mereka yang telah mengutamakan cinta diatas segalanya. kenapa? karena menurut mereka cinta lebih dari segalanya, merea mungkin berfikir bisa hidup tanpa uang, tetapi tidak tanpa cinta. padahal lo gak bisa kenyang dengan cinta doang.
sebenernya sih gue keliatan sotoy banget, tapi yah menurut pengalaman yang gue liat dari sekeliling emang gitu.
well,gini sih sebenernya gue gak bilang kalau "Uang Bukan Segalanya" itu salah. engga. tetapi gue juga bukan penganut pibahasa itu. karena gue hidup di keadaan yang masih dibilang "kekurangan" jadi menurut gue uang bisa jadi segalanya juga. mugkin lebih tepatnya "Uang Bukan Segalanya, tetapi segalanya butuh uang". coba deh, Lahir butuh uang, matipun perlu uang. tanpa uang hidup bisa jadi terhina, apalagi sampai banyak hutang. banyak uang hidup nyaman. mau pergi haji bisa, mau membantu oranglain bisa, bangun panti asuhan bisa, bangun sekolah gratis bisa, mau bangun mesjid juga bisa. mau bangun siangpun bisa. apa yang tidak bisa dengan uang? Menyogok malaikat maut pasti tidak bisa walaupun triliunan uang yang kita miliki itu tidak akan bisa.
kalau emang Uang itu bukan segalanya, kenapa orang-orang masih sibuk mencari uang? mereka gak bisa makan dan membeli sesuatu hanya dengan daun kan? kenapa semua gak gratis aja? dengan begitukan semua gak ada yang butuh uang. tapi kenyataannya gak bisa seperti itu juga.
semua itu buth uang. sekolah saja kita butuh uang. walaupun ada sekolah gratis, tetapi apa semuanya masih gratis? gak membutuhkan uang? mau beli baju sekolah pake apa? uang juga kan? mau beli buku pake uang juga.
segalanya tuh butuh uang, kita gak akan bisa makan tanpa uang, gak bisa sekolah tanpa uang, gak bisa Menikah tanpa uang. uang itu bisa jadi segalanya. hanya aja gimana cra kita mengelola uantersebut, apakah akan menjadi berkah dan bermakna untuk kita dan orang lain, ataukah hanya membawa kesengsaraan pada hidup.
Jumat, 14 Agustus 2015
donggala yeaay
yeaay finally Donggala city i'm coming!!!
setelah setahun lamanya gak kesini akhirnya gue tiba juga di kota yang kecil dan mungil dan yang selalu memberikan cerita indah. (yuhuuu~~)
setiap kali libur kuliah, kota ini menjadi tempat langganan dan paporit gue liburan. gak tau kenapa. betah aja kalau udah disini.
mungkin yang menjadi alasan pertamanya karena bokap nyokap gue berada ditempat ini. dan yang kedua karena teman teman tercinta gue berada disini pula. dan alasan yang terakhir someone special. (*ehkeemm*).
aduh gimana gak mau betah yah kalau semua orang yang disenangin ada ditempat ini.
Oh iya guys gue sedikit memperkenalkan kota ini yah. sebenarnya kota ini tuh gak kota-kota banget jauhlah dari kota tempat tinggal gue Tasikmalaya. tapi disni itu punya laut yang yaampun kece badai dah. gue udah kayak kampungan banget, maklum di tasik jauh ke laut coy!
butuh waktu 3jam buat menelusuri pantai indah pangandaran. seperti lagu yang di bawakan Doel Sumbang "Sisi Laut Pangandaran" .disini hanya butuh waktu 5 atau 10menit deh gue udah mencium aroma laut yang indah. haha
aduh pokoknya kota ini selalu memberikan kesan buat gue sehingga gue gak mau balik dan melanjutkan aktiftas dan rutinitas di tasik. gue selalu kangen sama tempat ini. kangen bokap nyokap, kangen orang2nya, dan pastinya gue selalu merindukan "Someone special" itu loh. duhh! :(
gue masih betah disini belum puas gue. gak sebanding banget rasanya perpisahan yang panjang dan pertemuan yang singkat yang gue alami.
setelah setahun lamanya gak kesini akhirnya gue tiba juga di kota yang kecil dan mungil dan yang selalu memberikan cerita indah. (yuhuuu~~)
setiap kali libur kuliah, kota ini menjadi tempat langganan dan paporit gue liburan. gak tau kenapa. betah aja kalau udah disini.
mungkin yang menjadi alasan pertamanya karena bokap nyokap gue berada ditempat ini. dan yang kedua karena teman teman tercinta gue berada disini pula. dan alasan yang terakhir someone special. (*ehkeemm*).
aduh gimana gak mau betah yah kalau semua orang yang disenangin ada ditempat ini.
Oh iya guys gue sedikit memperkenalkan kota ini yah. sebenarnya kota ini tuh gak kota-kota banget jauhlah dari kota tempat tinggal gue Tasikmalaya. tapi disni itu punya laut yang yaampun kece badai dah. gue udah kayak kampungan banget, maklum di tasik jauh ke laut coy!
butuh waktu 3jam buat menelusuri pantai indah pangandaran. seperti lagu yang di bawakan Doel Sumbang "Sisi Laut Pangandaran" .disini hanya butuh waktu 5 atau 10menit deh gue udah mencium aroma laut yang indah. haha
aduh pokoknya kota ini selalu memberikan kesan buat gue sehingga gue gak mau balik dan melanjutkan aktiftas dan rutinitas di tasik. gue selalu kangen sama tempat ini. kangen bokap nyokap, kangen orang2nya, dan pastinya gue selalu merindukan "Someone special" itu loh. duhh! :(
gue masih betah disini belum puas gue. gak sebanding banget rasanya perpisahan yang panjang dan pertemuan yang singkat yang gue alami.
Minggu, 19 Juli 2015
KANGEN
kalau ngomongin Parrent duh paling sensi deh..
Gak tau kenapa akhir-akhir ini gue keingetan terus sama Papah sama Mamah. setiap kali ingat sama mereka air mata gak terasa membasahi pipi. entah apa yang menyebabkan itu terjadi, mungkin karena segundukan rasa kangen gue sama mereka yang tak terbendung lagi..
yup, gue LDR sama Bonyok gue, udah hampir setahun ini gue gak bertemu sama mereka. kebayang gak sih kalian gak ketemu orang yang kalian cintai selama ini?
kebayang gak saat har Raya Lebaran tiba kalian gak bersama orangtua kalian?
kebayang gak kalian gimana rapuhnya gue tanpa mereka?
(gak kebayang lah ya, kalian juga gak tau gue juga kali..)
Ya, sebenarnya gue rapuh banget. dan aku RAPOPO (Rapuh Porak Poranda). setiap kali melihat orang bersama keluarga dan bersama ayah ibu mereka duh hati gue kayak di lempar apa gitu, sakit banget. tapi yaudahlah ya, keadaan memang memaksa kita harus terpisah untuk saat ini, mungkin ada hikmah di balik semua ini.. seperti yang selalu papah bilang, "jangan pernah meragukan rencana Tuhan. jangan pernah sesali yang telah terjadi, setiap kejadian pasti ada hikmahnya". yaampuun bokap gue bijak banget, ade kaka sama Mario teguh mungkin yak. wkwk
Oke gini, intinya gue lagi kangen berat nih. pengen curhat aja dikit di blog sendiri kali aja plon dikit.. tapi lagi males nyerita panjang lebar juga.. udah gitu aja. gak jelas juga gapapa. bye~
Minggu, 24 Mei 2015
Bisakah kamu merasakan, sakitnya alasan klasik?
Seorang pria yang meninggalkan wanita atau kekasihnya hanya karena alasan "Kamu harus fokus" itu sebenarnya hanya alasan klasik. bukannya tugas pria menguatkan wanita? mendampinginya saat ia dalam kesusahaan, saat ia berjuang, dan menjadi penyemangat. bukannya pasangan itu harus saling mendukung dan memotivasi satu sama lain? agar mengetahui seberapa kuat hubungan mereka.
Bagaimana bisa seorang pria membiarkan wanitanya berjuang sendiri, menahan keluh kesahnya sendiri, membiarkannya dalam kesusahan sendiri, sementara dalam masa-masa itu dia membutuhkan dukungan dan semangat. selain semangat dari keluarga sudah pasti yang diharapkan adalah semangat dari kekasih yang dicintai, yang mampu menjadi moodbooster. ya mungkin itu impian seorang wanita.
Seorang pria yang berkata "hubungan kita harus berakhir sampai disini, aku gak mau jadi beban untuk kamu. kamu fokus aja kuliah selesaikan kuliah kamu, nanti kalau kamu udah selesai, insya allah kita akan sama-sama lagi". Lantas dengan mudahnya ia berkata seperti itu. dan setelah semua dilalui seorang wanita dengan perjuangan lalu ia merangkulnya kembali, dia yang menyuruh untuk berjuang, dia yang menyuruh untuk semangat, dia yang menyuruh untuk bersabar tapi dia pula yang melepaskan dan membiarkan berjuang sendiri. HAHA. lucu.
Hey tuan, bisakah anda rasakan menjadi seorang wanita yang harus menahan sakitnya karena sikap egoismu? bisakah anda rasakan bagaimana menjadi wanita yang menahan rasa sakitnya luka setiap hari hanya karna kamu membiarkannya berjuang sendirian? bisakah anda merasakan sakitnya menelan harapan dari janji manis yang pernah kamu ucapkan untuk selalu berjuang bersama? untuk tidak mengatakan hal yang konyol itu ?.
Kamu tidak pernah merasakannya, tentu saja. kamu tidak pernah merasakan seperti apa berjuang ditengah-tengah lingkungan yang kadang membuat kamu asing, yang kadang membuat kamu tidak nyaman, yang membuat kamu menjadi seorang yang lemah. berjuang sendiri tanpa seorang yang terpenting dalam hidup kamu.
itu semua terasa seperti kamu mempunyai kedua kaki, namun sebelah kaki kamu hilang. dan kamu berjalan denganpincang.
itu semua terasa seperti kamu mempunyai kedua kaki, namun sebelah kaki kamu hilang. dan kamu berjalan dengan
Aku percaya, hanya wanita-wanita kuat yang mampu melewatinya, aku percaya rencana Allah jelas akan lebih indah. semoga keputusan ini membawa hikmah dan berkah buat kamu dan pasangan kamu. semoga ini hanya batu loncatan yang kelak akan menjadi kebahagiaan yang abadi buat kamu.
Aamiin
Langganan:
Komentar (Atom)





